Tangerang Selatan – 10 Februari 2026 — Program Studi S1 Ilmu Pemerintahan, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka (UT) mencatatkan capaian penting dengan meraih akreditasi UNGGUL dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK). Pencapaian ini sekaligus menjadikan Program Studi S1 Ilmu Pemerintahan UT sebagai program studi pendidikan jarak jauh (PJJ) pertama yang memperoleh akreditasi dari LAMSPAK.

Sebelumnya, dalam rangka proses akreditasi tersebut, UT melaksanakan asesmen lapangan LAMSPAK untuk Program Studi S1 Ilmu Pemerintahan FHISIP pada Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, fakultas, dan berbagai unit strategis, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Kepala Pusat, Kantor Penjaminan Mutu, Gugus Pengendali Mutu Akademik, dosen, hingga tenaga kependidikan.

Asesmen dilakukan oleh dua asesor LAMSPAK, yakni Dr. Suranto, M.Pol. dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Dr. Drs. Fauzi, M.Si. dari Universitas Brawijaya. Dalam kegiatan tersebut, para asesor melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap data, dokumen, serta praktik penyelenggaraan program studi sesuai dengan standar akreditasi yang berlaku.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Terbuka Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. menegaskan bahwa budaya mutu telah menjadi fondasi penting sejak awal berdirinya Universitas Terbuka. Menurutnya, sistem pendidikan jarak jauh yang diterapkan UT memiliki karakteristik tersendiri sehingga banyak mengadopsi praktik baik dari berbagai institusi pendidikan internasional.

“Budaya mutu kami mulai sejak UT berdiri. Karena praktik pendidikan jarak jauh di Indonesia unik, kami banyak mengadopsi praktik baik internasional,” ujarnya.

Sebagai perguruan tinggi yang menerapkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, UT mengusung prinsip open to people, open to place, dan open to ideas. Prinsip ini memungkinkan siapa pun untuk mengakses pendidikan tinggi tanpa seleksi akademik berbasis tes, selama memenuhi persyaratan administratif yang ditetapkan.

Model pembelajaran ini menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam aspek rasio dosen dan mahasiswa yang selama ini menjadi indikator dalam instrumen akreditasi konvensional berbasis pembelajaran tatap muka. Meski demikian, UT memastikan proses pembelajaran tetap berjalan sesuai standar akademik.

“Belajar di UT tetap berlangsung selama 16 pekan seperti perguruan tinggi lainnya. Delapan minggu di antaranya merupakan masa belajar mandiri terbimbing,” jelas Rektor. Bahan ajar yang digunakan juga dirancang dengan prinsip self-contained, self-instruction, dan self-explanatory sehingga mahasiswa dapat belajar secara mandiri dengan optimal.

Saat ini hampir seluruh proses bisnis Universitas Terbuka telah berbasis digital dalam satu ekosistem terintegrasi. UT juga menyediakan beragam moda pembelajaran, mulai dari dukungan luring terbatas hingga pembelajaran fully online, guna memastikan layanan pendidikan tetap menjangkau mahasiswa dengan berbagai kondisi akses.

FHISIP sendiri merupakan salah satu fakultas dengan jumlah mahasiswa terbesar di UT, yakni mencapai sekitar 250.000 mahasiswa. Program Studi Ilmu Pemerintahan menjadi salah satu program studi yang paling diminati serta memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi aparatur pemerintahan daerah di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam sesi tanggapan Dr. Drs. Fauzi., M.Si. menyoroti pentingnya harmonisasi antara instrumen akreditasi dan karakteristik pendidikan terbuka dan jarak jauh. Ia juga menilai bahwa UT memiliki kontribusi besar bagi bangsa dalam memperluas akses pendidikan tinggi dengan jumlah mahasiswa yang mendekati satu juta orang.

Melalui proses asesmen dan capaian akreditasi ini, Universitas Terbuka kembali menegaskan komitmennya terhadap peningkatan mutu berkelanjutan (continuous improvement) serta penguatan kualitas layanan pendidikan jarak jauh yang inklusif dan berbasis teknologi.

Diraihnya akreditasi UNGGUL dari LAMSPAK sekaligus menandai tonggak penting bagi Program Studi S1 Ilmu Pemerintahan FHISIP UT sebagai prodi PJJ pertama yang memperoleh akreditasi dari LAMSPAK, serta memperkuat peran Universitas Terbuka dalam menyediakan akses pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat luas.