Bengkulu, 2 April 2026 - Dalam upaya mencetak perangkat desa yang profesional dan berpendidikan tinggi, Universitas Terbuka (UT) Bengkulu menggelar sosialisasi program kuliah khusus bagi perangkat desa di Kabupaten Kaur pada Kamis pagi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Pemda Kaur ini dihadiri oleh ratusan perangkat desa, mulai dari Kepala Desa hingga Sekretaris Desa.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, didampingi langsung oleh Direktur UT Bengkulu, Anton Robiansyah. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan bagi aparatur desa guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di tengah tuntutan regulasi yang terus berkembang.

Kemudahan Kuliah Melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
Direktur UT Bengkulu, Anton Robiansyah, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi perangkat desa yang memiliki keterbatasan waktu dan biaya. Salah satu keunggulan utama adalah skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) atau konversi nilai dari pengalaman kerja dan pelatihan yang pernah diikuti.
"Dengan adanya RPL, masa studi yang biasanya ditempuh dalam 4 tahun dapat dipangkas menjadi 2,5 hingga 3 tahun saja," ujar Anton. Selain masa studi yang lebih singkat, biaya perkuliahan juga sangat terjangkau, berkisar antara Rp1,3 juta hingga Rp2,5 juta per semester, tergantung program studi yang dipilih.

Dukungan Layanan Terpadu di Kabupaten Kaur
Untuk mempermudah proses belajar tanpa harus meninggalkan tempat tugas, UT Bengkulu telah menyediakan lima Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) yang tersebar di wilayah Kabupaten Kaur. Keberadaan SALUT ini menjadi garda terdepan dalam melayani kebutuhan administratif dan akademik mahasiswa di daerah.
Kepala Desa Sukarami II, Heri Kuspi, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, program ini menjadi peluang besar bagi para perangkat desa yang saat ini diwajibkan memiliki kualifikasi pendidikan minimal Diploma atau Sarjana (S1) sesuai perkembangan aturan pemerintahan desa.
Komitmen FHISIP dalam Tata Kelola Pemerintahan
Sebagai bagian dari komitmen mencetak lulusan yang kompeten di bidang tata kelola, program ini menjadi jembatan strategis, khususnya bagi program studi di bawah Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) seperti Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik. Melalui pendidikan formal ini, diharapkan aparatur desa memiliki kapasitas dan kompetensi yang mumpuni dalam melaksanakan berbagai program pemerintah pusat maupun daerah.
Bagi mahasiswa atau perangkat desa yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai program beasiswa atau skema RPL ini, informasi lengkap tersedia di kantor SALUT terdekat atau melalui laman resmi UT Bengkulu.

*** Sumber berita: TVRI Bengkulu Link Video: