PkM Prodi Sosiologi UT dan MGMP Sosiologi Tangerang Selatan (Dok. Kegiatan,2026)   

Tangerang Selatan, 2 September 2026 - Prodi Sosiologi Universitas Terbuka mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Ruang Rasamala, Universitas Terbuka. Mengusung tema “Optimalisasi Peran Guru Sosiologi Deteksi Dini dan Pencegahan Bullying di Sekolah di Tangerang Selatan”. Acara ini diikuti oleh 30 peserta dari guru-guru Sosiologi yang tergabung dalam MGMP Sosiologi Tangerang Selatan.        

Kegiatan sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat dalam upaya mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah, salah satunya dengan mendeteksi dini gejala-gejala perundungan yang dapat terjadi pada para pelajar. Ketua Tim PkM sekaligus Kaprodi Sosiologi Universitas Terbuka, Ibu Nur Hayati, S.Pd., M.A., menyampaikan harapannya bahwa melalui kegiatan ini, para peserta dapat kembali mensosialisasikan ilmu yang didapat kepada para murid dan masyarakat sekolah. Begitupun dengan sambutan hangat dari Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Bogor, Ibu Dra. Eny Suryani, M.Pd., dan Ibu Siti Munawarah, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua MGMP Sosiologi Tangerang Selatan, yang menyampaikan apresiasi pada Universitas Terbuka karena telah mengadakan kegiatan ini. Beliau pun berharap melalui sosialisasi ini dapat mengurangi angka perundungan di kota Tangerang Selatan karena dapat menguatkan semangat guru-guru sosiologi untuk menjadi garda terdepan melindungi murid dari kekerasan di sekolah.

Acara ini berlangsung sekitar 3 jam diisi dengan penyampain materi dan sesi tanya-jawab. Materi pertama disampaikan oleh Ibu Nur Hayati, S.Pd., M.A., dengan materi yang mengusung “Literasi Anti Kekerasan: Deteksi Dini Bullying (Raising Awareness of Bullying)”. Materi pertama mengangkat kebijakan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Penyampaian Materi Sesi Pertama oleh Nur Hayati, S.Pd., M.A

(Dok. Kegiatan,2026)

Materi kedua disampaikan oleh Ibu Sri Pujiati, S.Pd., M.Sos., dengan mengusung tema “Dari Empati ke Aksi Bersama: Memahami Dinamika Bullying pada Remaja & Menguatkan Peran Guru sebagai Garda Deteksi Dini, Pencegahan dan Penanganan”. Penyampaian materi secara interaktif ini menyebutkan keunikan remaja dan faktor-faktor terjadinya kasus bullying pada remaja, yakni faktor penyebab remaja menjadi seorang pelaku ataupun sasaran bullying. Selain itu, Ibu Sri Pujiati menyampaikan skill penting yang perlu dimiliki guru, contohnya dengan modal Tahu (pengetahuan), Mampu (keterampilan), dan Mau (sikap & kepedulian) dalam menghadapi masalah bullying di sekolah.

Penyampaian Materi Sesi Kedua oleh Sri Pujiati, S.Pd., M.Sos

(Dok. Kegiatan,2026)

Sesi tanya-jawab berlangsung dengan dukungan antusiasme dari para peserta melalui aksi interaktif dengan para narasumber sekaligus kepada sesama peserta. Hal yang menarik terjadi ketika para peserta saling membagikan kisah yang relevan di sekolah masing-masing.

Dari sesi ini menunjukkan kepedulian para guru sosiologi terhadap anak murid mereka, namun masih sering terjadi hambatan penanganan ke arah yang lebih lanjut karena regulasi pemerintah yang kurang jelas, politik sekolah, maupun otoritas orang tua.
                         

Kegiatan Sesi Diskusi dan Tanya Jawab (Dok. Kegiatan,2026)

“Guru bukanlah dewa, terkadang masih sering melakukan kekhilafan. Namun bukan berarti kekhilafan tersebut harus dilakukan secara berlanjut. Jika guru melakukan kesalahan, alangkah baiknya segera meminta maaf kepada muridnya”, ungkap Ibu Siti Munawarah di akhir sesi tanya-jawab. Acara ditutup dengan dokumentasi dan salam sapa hangat dari perwakilan PkM Prodi Sosiologi Universitas Terbuka dan perwakilan Dinas Pendidikan serta MGMP kota Tangerang Selatan. Ketua MGMP Sosiologi dan para guru berharap kegiatan PKM ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat bagi para guru untuk mengembangkan pemahaman kajian ilmu sosiologi dan terbarukan dimasa kini.