
Tangerang Selatan, 17 Juli 2026 – Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Terbuka melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menyelenggarakan kegiatan "Sosialisasi, Pelatihan, dan Pendampingan Implementasi Kebijakan Pelayanan Tata Kelola Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kelurahan Pondok Cabe Ilir." Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Pondok Cabe Ilir ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Terbuka dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan tata kelola lingkungan berbasis kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Terbuka, Yusup Lintang Cahyo Andrian Putro, S.I.P., M.A.P., yang menyampaikan bahwa pengelolaan sampah merupakan isu strategis yang memerlukan sinergi berbagai pihak. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan menjadi solusi nyata yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.
"Universitas Terbuka tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat kapasitas masyarakat sehingga pengelolaan sampah berbasis 3R tidak hanya dipahami sebagai kebijakan, tetapi menjadi budaya yang tumbuh di lingkungan masyarakat," ujar Yusup.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari Lurah Pondok Cabe Ilir, Bapak Prihadiyanto, yang mengapresiasi kolaborasi antara Universitas Terbuka dengan Pemerintah Kelurahan Pondok Cabe Ilir dalam mendukung penguatan tata kelola lingkungan.
"Kolaborasi dengan Universitas Terbuka menjadi energi baru bagi kami untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut sehingga berbagai inovasi pengelolaan lingkungan dapat dikembangkan bersama," ungkap Prihadiyanto.
Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini yang terdiri atas perwakilan Ketua RW, Ketua RT, relawan Bank Sampah PCI Lestari, serta staf Kelurahan Pondok Cabe Ilir. Kehadiran para peserta mencerminkan tingginya komitmen masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertib, partisipatif, dan berkelanjutan.
Pada sesi penyampaian materi, Bahir Muhammad, S.H., M.H., memberikan pemahaman mengenai aspek hukum pengelolaan sampah. Materi tersebut mengulas perubahan paradigma pengelolaan sampah, perkembangan regulasi nasional, hingga pentingnya kepatuhan masyarakat terhadap berbagai ketentuan hukum sebagai fondasi terciptanya tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.

"Kesadaran hukum merupakan fondasi utama dalam pengelolaan sampah. Ketika masyarakat memahami bahwa pengelolaan sampah adalah bagian dari tanggung jawab bersama, maka implementasi berbagai kebijakan akan lebih mudah diwujudkan," jelas Bahir Muhammad.
Selanjutnya, Yusup Lintang Cahyo Andrian Putro, S.I.P., M.A.P., menyampaikan materi mengenai implementasi kebijakan pelayanan tata kelola sampah berbasis prinsip 3R. Materi ini membahas pentingnya perubahan perilaku masyarakat melalui pemilahan sampah dari sumbernya, penguatan Bank Sampah sebagai bagian dari ekonomi sirkular, serta implementasi Surat Edaran Lurah Pondok Cabe Ilir Nomor 005/07/Kel.PCI/I/2026 tentang Penanganan Sampah di Lingkungan Kelurahan Pondok Cabe Ilir sebagai instrumen penguatan kebijakan di tingkat lokal.

"Keberhasilan implementasi kebijakan tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga oleh partisipasi masyarakat. Ketika masyarakat memperoleh pengetahuan, pendampingan, dan ruang untuk berkolaborasi, maka pengelolaan sampah dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun perekonomian masyarakat," tutur Yusup.
Salah satu bagian yang paling menarik dalam kegiatan ini adalah sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta secara aktif menyampaikan berbagai pengalaman serta tantangan yang dihadapi dalam mengelola sampah di lingkungan masing-masing. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan mengenai strategi peningkatan partisipasi masyarakat, penguatan Bank Sampah, serta implementasi kebijakan pengelolaan sampah di tingkat RT dan RW.
Melalui forum tersebut, peserta juga menyampaikan sejumlah masukan konstruktif kepada Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Terbuka. Salah satu kebutuhan yang paling banyak disampaikan adalah perlunya dukungan sarana dan prasarana, seperti alat pencacah sampah organik, komposter, tempat pemilahan sampah, dan peralatan pendukung lainnya agar pengelolaan sampah berbasis 3R dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain itu, peserta berharap Universitas Terbuka dapat terus menghadirkan inovasi melalui penelitian dan pendampingan teknologi pengolahan sampah organik, khususnya terkait proses biokonversi menjadi kompos dan pupuk organik. Menurut peserta, dukungan akademik dari perguruan tinggi akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hasil pengolahan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi kelompok Bank Sampah di masa mendatang.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Terbuka menyampaikan komitmennya untuk menjadikan masukan masyarakat sebagai bagian dari pengembangan program pengabdian dan penelitian berikutnya. Sinergi yang telah terbangun diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi yang aplikatif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi program, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Terbuka juga menyerahkan hibah 10 unit tempat sampah plastik kepada Pemerintah Kelurahan Pondok Cabe Ilir. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan pada berbagai titik strategis sebagai fasilitas pendukung pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R.
Melalui kegiatan ini, Universitas Terbuka kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi terbuka dan inklusif yang tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pendidikan tinggi, tetapi juga aktif menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kolaborasi antara Universitas Terbuka, Pemerintah Kelurahan Pondok Cabe Ilir, dan masyarakat diharapkan terus berkembang untuk mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.
