Tangerang Selatan, 12 November 2025 – Program Studi Sosiologi Universitas Terbuka (UT) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Sosiologi di sekolah melalui pendistribusian buku saku “SOSIOLOGI ITU ASIK” dan penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bersama MGMP Sosiologi Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Kupas Tuntas Materi Sosiologi bagi Guru MGMP Sosiologi Kota Tangerang Selatan: Menguatkan Pemahaman, Menginspirasi Pengajaran di Era Digital”. Kegiatan FGD yang dilaksanakan pada Rabu, 12 November 2025 pukul 09.00–11.00 WIB bertempat di Ruang Sidang Lantai 2 FHISIP Universitas Terbuka ini diikuti oleh para dosen Prodi Sosiologi UT dan perwakilan guru-guru Sosiologi yang tergabung dalam MGMP Sosiologi Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Workshop yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2025.

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen Program Studi Sosiologi UT yang terdiri dari Dra. Parwitaningsih, M.Si., Grace Prima Apriani Sihombing, M.Sos., Sri Pujiati, S.Pd., M.Sos., serta Aprilia Cahyani Prabudiantoro Putri, S.Sos., M.Si., secara simbolis menyerahkan produk PkM berupa Buku Saku “SOSIOLOGI ITU ASIK! Menguatkan Pemahaman, Menginspirasi Pengajaran di Era Digital” kepada perwakilan MGMP Sosiologi Kota Tangerang Selatan. Buku saku ini disusun sebagai sumber belajar praktis untuk memperkaya materi Sosiologi di sekolah sekaligus membantu guru dalam menyajikan materi secara lebih kontekstual dan menarik bagi siswa.

Distribusi Buku Sosiologi itu Asik kepada guru-guru MGMP Sosiologi Tangerang Selatan 

Selain itu, kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan kesediaan mitra untuk kerja sama lanjutan tahun depan sebagai bentuk komitmen kolaborasi berkelanjutan antara Program Studi Sosiologi UT dan MGMP Sosiologi Kota Tangerang Selatan.

Penandatanganan kesediaan mitra

Hasil Diskusi dan Masukan Guru
Dalam sesi diskusi, para guru menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan workshop dan FGD yang dinilai mampu meningkatkan antusiasme serta memperluas wawasan mereka dalam pengajaran Sosiologi. Para peserta juga menyarankan agar kegiatan kolaborasi berikutnya lebih banyak dilakukan secara luring agar interaksi antara dosen dan guru berlangsung lebih efektif. Guru-guru MGMP mengungkapkan bahwa meskipun mereka memahami materi yang disampaikan oleh narasumber UT, masih diperlukan pendampingan terkait strategi menyampaikan materi tersebut kepada siswa dengan gaya yang menyenangkan dan mudah dipahami. Untuk itu, mereka mengusulkan pengembangan metode pembelajaran kreatif yang mengaitkan fenomena sehari-hari siswa seperti game, kartun, atau media sosial dengan konsep-konsep Sosiologi.

Dalam diskusi juga para guru mengemuka pentingnya penguatan kemampuan analisis dan logika siswa, sejalan dengan tuntutan Ujian TKA yang menitikberatkan kemampuan berpikir kritis dan penelitian. Guru berharap kolaborasi ini dapat mendorong pembelajaran Sosiologi yang tidak hanya berbasis hafalan, tetapi juga pada pemahaman mendalam terhadap fenomena sosial. Isu sosialisasi karier Sosiologi turut menjadi perhatian. Para guru menilai bahwa Sosiologi masih sering disalahpahami sebagai Psikologi, padahal memiliki cakupan keilmuan dan peluang kerja yang sangat luas. Oleh karena itu, diusulkan adanya kunjungan tim UT ke SMA untuk memberikan motivasi, gambaran jenjang pendidikan tinggi, serta prospek karier dan sociopreneurship bagi siswa. Selain itu, para peserta juga menyoroti dampak negatif penggunaan gadget terhadap motivasi belajar siswa. UT diharapkan dapat melakukan penelitian atau sosialisasi guna membantu meminimalkan dampak tersebut.

Kegiatan Forum Group Discussion bersama MGMP Sosiologi Tangerang Selatan 

Rencana Program Lanjutan
Sebagai tindak lanjut, MGMP Sosiologi Kota Tangerang Selatan mengusulkan pengembangan program bersama yang berfokus pada materi Pemberdayaan Komunitas, kegiatan citizen journalism, lomba-lomba bertema Sosiologi, bedah TKA Sosiologi, serta program Goes to Campus ke Universitas Terbuka. Menanggapi berbagai masukan tersebut, tim Prodi Sosiologi UT menyatakan komitmennya untuk mengolah seluruh ide dan rekomendasi ke dalam proposal PkM dan Penelitian tahun berikutnya. Disepakati pula bahwa setiap kegiatan yang melibatkan siswa secara langsung akan dikoordinasikan melalui wadah MGMP Sosiologi. Komitmen kolaborasi lanjutan ini menjadi penegasan peran Universitas Terbuka sebagai mitra strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan Sosiologi di Kota Tangerang Selatan, sekaligus mendorong terwujudnya pembelajaran Sosiologi yang relevan, kontekstual, dan inspiratif di era digital.